Masukan kata pencarian | Misal Sepatu Mahawiswa, Baju Kuliah, Celana Kerja, Kemeja Kerja

Yuk jalan-jalan dengan voucher hotel dan tiket pesawat murah! Tiket hiburan juga ada.

Showing posts with label Praktek Memandu Wisata. Show all posts
Showing posts with label Praktek Memandu Wisata. Show all posts

Persiapan Fullday Tour Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar: Selfie dulu ah....

Image may contain: one or more people, people standing and outdoor

Image may contain: 7 people, people smiling, outdoor

Image may contain: 2 people, people smiling, outdoor

Image may contain: 14 people, people smiling, outdoor

Image may contain: 2 people, people smiling, eyeglasses, outdoor and closeup

Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar berkunjung ke Bali Bird Park

Image may contain: 3 people, people smiling, people standing and outdoor



Sebanyak 50 orang mahasiswa dan dosen Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar mengunjungi Bali Bird Park dalam rangka praktek memandu wisata mahasiswa program studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) angkatan tahun 2015, 2016, dan 2017. Momen mengunjungi 250 spesies dan 2000 koleksi burung sangat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk belajar dan berlibur dengan mengabadikan melalui gambar-gambar menarik. 

Kuliah di kampus pariwisata terbaik di Bali, Akpar Denpasar solusinya. Silahkan daftar disini!


Akademi Pariwisata Denpasar: Goes to Fullday Tour by Trikayana Transport




Trikayana Transport merupakan salah satu perusahaan transportasi pariwisata anggota Pawiba yang terpercaya: Bus Bersih, Sopirnya baik, tidak suka komplin, itinerary tidak ada yang tertinggal, dan yang penting selalu memberikan solusi cerdas untuk belajar memandu! Nggak percaya? Cobain aja sendiri! Thanks sudah bertahun-tahun bersama Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar.

Mau Kuliah di kampus favorit dan bergengsi Akpar Denpasar? Klik disini!



Akpar Denpasar: Nonton film 4D di teater Bali Bird Park

Nonton film 4D di Bali Bird Park merupakan salah satu bagian praktek memandu wisata Desember 2017. Kegiatan ini dilakukan sehabis keliling area Bali Bird Park dan belajar memandu wisatawan di kebun burung. 

Rombongan Akpar Denpasar disambut team sales and marketing: Bapak Sutama dan Ibu Maria Agusta. Beliau adalah alumni Akpar Denpasar yang sukses berkarir di bidang Sales and Marketing. Bapak Sutama juga berkesempatan memberikan pembekalan singkat bagi mahasiswa Akpar Denpasar. BTW, thanks for the mix juice, by Bali Bird Park.

Mau kuliah di Akpar Denpasar? Klik disini!

DENGKE MAS NA NIURA MAKANAN KHAS SUMATERA UTARA


Bila membahas  tentang makanan atau kuliner khas dari Medan Sumatera Utara kita tidak akan kehabisan topik,karena sumatera utara memiliki banyak makanan yang menjadi oleh oleh khas dari daerah tersebut.Salah satu yang menjadi buruan wisatawan saat berkunjung ke Medan Sumatera Utara yaitu Bika Ambon dan Bolu Meranti.Panganan khas medan yang digolongkan sebagai makanan yang umum untuk semua kalangan.Berbahan dasar dari tepung,gula,telur dan santan dengan cita rasa yang beragam.Dan bila kita menilik sedikit ke luar negeri,tentunya kita mengenal makanan khas Jepang yang yaitu Sushi. Makanan yang banyak penggemarnya karena dianggap sebagai makanan sehat kerena cara pengolahannya yang tidak menggunakan minyak bahkan penyedap rasa.Hanya menggunakan olahan ikan segar dan sedikit bumbu tradisional.Sumatera Utara juga mempunyai makanan khas yang cara pengolahannya sama seperti Sushi jepang.Dengke mas na niura(ikan mas na niura) dikenal sebagai sushinya orang batak atau sashimi dari danau toba karena cara pembuatannya yang tidak digoreng,direbus atau dimasak dengan cara lainnya.makanan khas Na niura berasal dari Tapanuli, daerah sekitar tepian danau Toba.Dalam bahasa batak sendiri na niura memiliki arti ikan yang diasami,hanya mengandalkan proses kimiawi dari rendaman asam jungga(jeruk purut).Rendaman asam jungga dapat mengubah ikan mentah menjadi tidak berbau amis.Bumbu lain yang membuat masakan ini semakin nikmat adalah Andaliman(tuba),sebuah bumbu yang memiliki rasa ketir jika dikecap lidah.Perbaduan asam jungga dengan andaliman membuat cita rasa ikan jadi terasa pedas dan hangat di bibir.Na Niura akan semakin nikmat bila ditemani tuak,masyarakat sekitar menyebutnya susu batak.
Dulunya,Na Niura adalah makanan yang dikhususkan untuk raja-raja dan salah satunya adalah raja Sisingamangaraja.Sisingamangaraja adalah Raja yang memimpin negeri Toba Sumatera Utara.Oleh karena itu tidak sembarangan orang bisa memasak Na Niura,hanya juru masak kerajaan lah yang diperbolehkan untuk memasak Na Niura.Namun seiring perkembangan jaman,pecinta Na Niura semakin banyak dikalangan masyarakat.Cita rasanya yg khas membuat orang-orang yang pernah berkunjung atau bahkan pernah mencicipi Na Niura ingin membuatnya sendiri di rumah mereka.Bahkan di sekitaran danau toba seperti kota Balige dan Tarutung sudah banyak ditemui restoran-restoran yang menyediakan Na Niura.Masakan Na Niura juga menyebar sampai ke ke Tuk-tuk di pulau samosir.Nah,mereka yang berasal dari daerah ini dianggap paling pintar dalam meracik bumbu untuk Na Niura.Dan untuk anda yang berkunjung ke kota Medan,anda juga dapat berkunjung ke pasar Merah.Disana ada beberapa rumah makan Batak yang menyediakan hidangan Na Niura tersebut.

Berikut adalah cara pembuatan Na Niura
Bahan-bahan:
 2 ekor ikan mas ukuran sedang
 4 buah asam jungga
Bumbu halus:
 8 butir kemiri , belah dua lalu sangrai
 1 sdm ketumbar, sangrai hingga harum
 5 cm jahe
    5 cm kunyit, bakar
    2 cm lengkuas
    10 butir bawang merah
    1 siung bawang putih
    1 sdm Andaliman
    5 – 10 bucah cabe rawit
    1 batang kecombrang, rebus sebentar
    Garam secukupnya

Cara membuat Dekke Mas Naniura Khas Sumatra Utara:
1.Bershkan ikan dengan air mengalir, buang insang, isiperut dan juga sisik nya
2.Belahikan menjadi dua bagian, sisihkan
3. Sementara itu peras asam jungga, lalu rendam ikan yang sudah dibersihkan dengan asam jungga selama 3 jam
4.Setelah dua jam cabut duri dan tulang ikan dari si ikan sampai menyisakan dagingnya saja.
5. Ambil wadah lalu lumuri ikan dengan bumbu halus sampai rata, diamkan sekalil agi 2 jam
    Sajikan
MAU KULIAH DI AKADEMI PARIWISATA (AKPAR) DENPASAR? INFO PENDAFTARAN ADA DISINI

PULAU SAMOSIR DANAU TOBA


Pulau Samosir adalah pulau vulkanik di tengah Danau Toba di provinsi Sumatera Utara tepatnya di wilayah kabupaten Samosir. Pulau Samosir merupakan sebuah pulau besar di Danau Toba dengan luas 640 km2, ketinggian 1000 mdpl dan merupakan pulau tengah danau terbesar kelima di dunia.Dengan luas mencapai 640 km2 pulau samosir dianggap sebagai Singapore versi batak karena luasnya yang hampir sama. Danau Toba sendiri memiliki panjang 100 km dengan lebar 30 km dan kedalaman mencapai 505 m yang berada di ketinggian 900 meter. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanologi terbesar di dunia.



Danau Toba dan Pulau Samosir terbentuk dari letusan gunung berapi maha dahsyat sekitar 69.000 sampai 77.000 tahun yang lalu dengan skala 8.0 Volcanic Explosivity Index (VEI). Skala 8.0 VEI dideskripsikan sebagai letusan supervulkanologi sangat dahsyat yang memuntahkan >1000 km3 material letusan dengan ketinggian letusan mencapai 50km dan mempengaruhi suhu dan kondisi di lapisan toposphere dan stratosphere bumi.
MAU KULIAH DI AKADEMI PARIWISATA (AKPAR) DENPASAR? INFO PENDAFTARAN ADA DISINI
Pulau Samosir adalah pulau unik sejuta cerita,banyak kita temukan objek wisata yang menarik di pulau ini. Terlepas dari Wisata Danau Sidihoni Samosir danau yang berada di Kecamatan Ronggurnihuta berupa sebuah danau di tengah Pulau Samosir yang disebut danau di atas danau,samosir juga mempunyai objek wisata lain yaitu salah satunya wisata Desa adat Tomok. Desa Tomok adalah sebuah desa kecil di pesisir timur pulau Samosir.Desa ini sangat menggantungkan kehidupannya pada sektor agraris,perdagangan dan juga pariwisata.Banyaknya makam dan benda-benda peninggalan zaman megalitik dan purba menjadikan lokasi ini sebagai salah satu situs
kebudayaan Batak yang cukup terkenal di kalangan wisatawan.Di desa Tomok kita juga bisa temukan objek wisata Sigale-gale,sebuah patung dari kayu yang dapat menari.      



Konon katanya Sigale-gale bisa menangis dan menari dengan sendirinya.Patung Sigale-gale sendiri merupakan purwarupa dari anak seorang raja yang bernama raja Rahat di samosir.Dikisahkan pada suatu hari sang Raja mengutus anaknya ke medan perang yaitu raja Manggale,namun sang anak meninggal di medan perang dan jenajahnya tidak pernah diketemukan.Hal ini membuat sang raja sangat bersedih karna telah kehilangan putranya dan sang raja pun jatuh sakit.Melihat keadaan sang raja yang sangat terluka dengan kepergian putranya,akhirnya tetua adat sepakat untuk membuat boneka kayu yang menyerupai wajah dari anak raja yaitu raja Manggale.Dengan serangkain upacara tetua adat memanggil arwah sang raja Manggale untuk masuk ke boneka kayu tersebut.Dengan keyakinan masyarakat desa Tomok(sipele begu)boneka kayu itu bisa bergerak/menari tanpa berhenti selama 7 hari 7 malam.Melihat hal itu raja pun berangsur-angsur sembuh dan kembali tersenyum. Sigale-gale sendiri diambil dari nama anak sang raja yaitu raja Manggale(sigale-gale). Setelah berabad-abad cerita itu terdengar,sampai sekarang tarian boneka Sigale-gale menjadi tradisi budaya batak.Di era modern sekarang Sigale-gale dimainkan oleh seorang dalang dengan diiringi musik khas batak(gondang).Saat gondang dimainkan boneka Sigale-gale akan menari mengikuti irama musik dan akan berhenti juga saat musik berhenti.


Kota Ruteng

MAU KULIAH DI AKADEMI PARIWISATA (AKPAR) DENPASAR? INFO PENDAFTARAN ADA DISINI

Ruteng, sebuah kota di dataran tinggi Flores,NTT merupakan Ibu kota Kabupaten manggarai, dan kota ini posisinya di lereng sisi utara pegunungan hijau di ketinggian 1.200 M dari permukan laut.
Suhu udara di kota  Ruteng sangat dingin dan tingkat kelembapan mencapai 90%. Selain suhu yang sangat dingin,Ruteng adalah Kota hujan dengan intensitas cukup tinggi yakni 3,340 mm/tahun.
Kota Ruteng menawarkan kesejukan dan alam yang hijau sepanjang tahun.Di bagian selatan kota Ruteng kawasan hujan tropis sebagai kekayaan flora dan fauna.Di bagian utara kota Ruteng hamparan lembah dan bukit-bukit hijau yang diselimuti petak-petak sawah.
Kota Ruteng memiliki beberapa obyek wisata yang wajib di kunjungi yaitu:




Liang Bua, tenpat dimana ditemukan fosil homo floresiensis. Dan memiliki batu yang tumbu dari atas ke-bawa dan batu yang tumbu dari bawa ke-atas, dan disana juga memiliki museum penyimpanan tengkorak fosil tersebut, disana juka kita bisa foto-foto buat vidio. Liang Bua jarak 30 km dari kota Ruteng dengan waktu yang di tempu 30 menit
















Kawasa persawahan tradsional berbentuk saaarang laba-laba (spider web) atau yang di sebut “Lingko”. Tempat ini terletak 20 km bagian barat kota Ruteng,tepatnya di Cancar dengan waktu tempu 20 menit.
Kampong adat Ruteng Pu’u merupakan salah satu kampong adat tradisional Manggarai rumah adat yang beratap ijuk berbentuk kerucut.
Golo Curu merupakan sebuah tempat untuk menikmati pemandangan kota Ruteng dan pada pagi hari kita bisa menyaksikan matahari terbit dan begitu juga sore hari kita bisa menyaksikan matahari terbenam, meski terkadang kabut menghalangi pemandangan matahari terbenam, namun di saat-saat tertentu kita bisa menikmati matahari terbenam


Gunung Ranaka merupakan salah satu obyek wisata bagi wisatawan pencinta treaking dan hiking di ketinggian 2.30 meter di permukaan laut. Gunung Ranaka letak di bagian tenggara Kota Ruteng jarak tempu 15 menit
Untuk mencapai kota Ruteng wisatawan bisa menggunakan transportasi darat. Jarak dari Labuan Bajo menuju Ruteng 135 km dengan waktu tempu 3-3,5 jam menggunakan kendaraan umum maupun sepeda motor. Dan bagi wisatawan melai dari Bejawa  menuju Ruteng hampir sama dengan jarak Ruteng-Labuan bajo yakni 132 km dengan waktu tempu yang hamper sama.

Salain menggunakan transportasi darat, kota Ruteng memiliki bandara kecil namanya Bandara Udara Frans Sales Lega yang melayani penerbangan antara kota dan pulau di NTT,Dan kondisi cuaca di kota Ruteng yang sering kabut dan hujan membuat jadwal penerbangan tidak menentu saat musim hujan antara bulan Oktober – Maret.
Di Ruteng jga kita bisa melihat berbagai atraksi budaya pada saat waktu tertentu dalam satu tahun berkaitan dengan ritual adat penti dan atraksi pertandingan Caci baik di pusat kota ruteng maupun di kampong-kampung adat di dalam wilayah kota Ruteng.
 

Gudang Voucher dan Tiket

Cari Mode Terbaru Disini!

Akpar Denpasar ada disini: